“Kekerasan Seksual, Derita yang Terus Terulang, Diam yang Perlu Diakhiri”
Kekerasan seksual di Indonesia bukan lagi sekadar statistik yang tersembunyi di balik laporan-laporan resmi. Ia telah menjadi luka menganga yang terus berdarah di tengah masyarakat kita. Setiap hari, media sosial dibanjiri pengakuan korban, tangisan yang terlambat didengar, dan kemarahan kolektif yang seringkali hanya bertahan sesaat sebelum tenggelam oleh isu viral berikutnya. Kekerasan seksual bukan sekadar peristiwa kriminal; ia adalah luka kolektif yang mencederai martabat manusia dan merusak struktur sosial. Di Indonesia dan secara global, berbagai fakta terbaru kembali menunjukkan bahwa persoalan ini masih jauh dari tuntas. Sepanjang Januari 2026 saja, deretan kasus kekerasan seksual terus memenuhi berita nasional. Di berbagai wilayah di Indonesia dilaporkan sejumlah pencabulan, pemerkosaan, dan pelecehan seksual, termasuk laporan bidan di Dairi yang diduga mencabuli remaja 16 tahun,...